Sakit Gila Nomor Satu, Hiperaktif dan Kutukan Jomblo


sisi timur

Musim Panas tahun ini seperti pertandingan Extra time Liga Champions Eropa yang seru, ya meskipun masih dalam fase grup kualifikasi tapi superioritas klub-klub hebat di benua biru menampilkan performa ciamik menandakan klub-klub dari daratan Skandinavia atau dari kawasan Bavaria sebagai kandidat juara yang digdaya lama atau menunggu raksasa yang lama tertidur lelap Seperti AC Milan untuk tampil kembali adalah hal menarik. Sebuah perjalanan panjang yang lama ditunggu hingga hujan sedikitpun ditunggu, menantikan sebuah kepastian, seperti sejauh Mana kutukan jomblo itu berakhir hingga semua cercaan hilang dari bumi menuju Kayangan secara simultan. Wow, perjalanan itu ternyata hanya mimpi, karena setelah bangun dari kenyataan tetap saja kutukan masih akut hingga jadi sebutan lain dari nama terbaik yang diberikan oleh Ayah dan Ibu kita. Karena hukum berkilah akan status ini bukan hanya retorika, melekat hingga Amerika ( bila saja memang terus menjomblo KPR, kenapa KPR ? Maksudnya fase Jomblo lama hingga belum ada nyamuk, kupu-kupu ataupun insekta lain berani mendekat. Miris sekali, apa salah kita bro dan sis? Sehingga sial terus berlangsung Seperti datangnya EL Nino, sudah akut tertimpa tangga.

Hai guys, tidak ada yang salah dari setiap hal yang kita memang benar-benar kita jaga daripada gamang dengan status, mending menikmati hidup yang panjang dengan hobi positif misalkan birding, diving, hiking, shooting, shopping, running, mancing ataupun mengorek kuping. Karena dari hobi tadi bisa timbul sakit yang tidak biasa, seperti gejala cenat-Cenut bukan kesetrum tapi gejala Dimana jantung seakan memompa darah lebih kencang, dibuat dag-dig-dug-der, ya meskipun hanya dengan harapan palsu ( apa sih ini hehe), sakit yang membuat kita percaya bahwa potensi kita bisa berkembang ke arah yang lebih baik, melewati hidup yang terlalu datar, sakit yang kita sebut “sakit gila”.

Oleh-oleh dari Bima yang masih tersisa adalah suara yang masih parau, seperti kebanyakan orang bilang, suaranya seksi, agak serak-serak menggenang gitu hehe (istilah baru sepertinya yang dibuat orang sakit gila). Sejak kedatangan kami ke sana ( karena kita bertiga datang ke sana, bukan three musketeers, trio Libels, Trio Macan, AB Three ataupun Audy-Gamaliel), tetap saja ikatan batin antara Bima dan Bogor itu tetap ada. Ya semacam ada ikatan ion antara logam dan non-logam sehingga menciptakan ikatan keluarga, ikatan persahabatan dan ikatan penuh gila. Seperti tadi di atas, sakit gila ini kita namakan sakit gila nomor satu, hiperaktif dan kutukan jomblo, yuk mari kita bahas.

Tren marketing mulai mengarak ke arah digital, sehingga bila kita amati fenomena kelahiran Gojek, Grab Bike, ojek Syar’i dan lain sejenisnya adalah harapan baru dari sebuah solusi Ad Hock, Dimana booming tersebut adalah akumulasi dari sarana dan prasarana infrastruktur transportasi yang tidak terintegrasi. Sehingga menyebabkan orang beralih ke alternatif untuk bisa terus berjalan di air keruh yang sama, namun bila tidak ditata akan semakin kompleks semua permasalahan dan menimbulkan efek sistem, kelumpuhan total ataupun macet parah karena jumlah tidak berbanding lurus dengan sarana jalan yang tidak tumbuh. Kita tidak akan membahas itu lebih dalam, Karena saya yakin kita tidak terlalu tertarik hehe, pokok bahasan utama disini adalah dengan berkembangnya telekomunikasi, membuat semua seperti tanpa jarak. Start up macam WhatsApp merupakan salah banyak dari social media yang menjamur seperti Facebook, Twitter, path, Instagram, Pinterest, Tumblr, yang saya yakin hampir setiap anak kekinian punya akun namun bingung untuk digunakan karena hanya ikutan tren belaka hehe.

Okelah sudah, jangan banyak memperdebatkan hal yang saya yakin tidak akan berakhir seperti cerita-cerita kita yang sayang sekali untuk dilewatkan terutama dengan penyakit gila tentang hiperaktif. Hiperaktif berarti sifat yang sangat aktif, terutama yang disini disinggung adalah silaturahmi kita yang hiperaktif hingga sebagian orang atau saya pribadi menjadi ingin punya Gadget baru hehe ( alasan saja sebenernya) karena Sudah tidak bisa lagi menampung Chat dan gambar yang dikirimkan sehingga dibuat hang, bahkan dengan kegilaan kita bersama ini membuat orang update status, grup hiperaktif, melebihi online shop, atau yang tidak terbiasa bangun malam menjadi rajin bangun malam terganggu karena notifikasi ( sisi positifnya bisa sekalian melaksanakan shalat malam hehe), akibat kegilaan kita bisa bangun kesiangan Karena semuanya terlalu asyik untuk kita akhiri. Sumpah beneran deh hehe.

Kita, dengan kegilaan kita masih bisa memimpikan Bima yang lebih baik dengan semua kekayaan dan kearifan budaya lokal yang ada, termasuk keanekaragaman sikap gila kita, kekocakan kita, walaupun dengan jarak yang lumayan jauh. Kita bisa memimpikan masa depan anak-anak Bima yang lebih baik dari sekarang. Kita bisa berceloteh hanya sekedar untuk saling berbagi kabar, berbagi cerita, berbagi hal tentang hidup ataupun hanya sekedar saling ejek-ejekan sebagai peramai grup, pantun-pantun segar, lawakan segar, pemandangan segar namun yang tragis adalah ejekan status tidak segar dari itu semua yang kadang bisa membuat suasana menjadi hening. Wow, sekali memang. Ejekan itu adalah siapkah ku tuk jatuh cinta lagi hehe ( sebuah ejekan tentang kejombloan kita, yang kadang membuat kita untuk bisa berkreativitas untuk bisa membalas semua Premis yang ada dengan sebaik mungkin hehe)

Demografi penduduk yang bervariasi, sehingga ada ramalan di tahun 2030 nanti akan memasuki fase bonus demografi. Artinya akan banyak usia produktif yang bila berlangsung baik, Indonesia akan memasuki fase maju dengan optimalisasi sumber daya yang ada. Sehingga diprediksi menjadi kekuatan ekonomi dunia di 10 besar. Semoga harapan ini menjadi nyata. Terus apa esensi dari itu semua? Tidak perlu pusing untuk mengambil kesimpulan, yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana persaingan kita menjadi jomblo atau memilih pasangan dipertaruhkan.

Dengan kata lain begini hehe, kita akan menghitung sejauh mana kemungkinan kita mendapatkan pasangan. Dengan adanya bonus demografi tadi, kita akan semakin banyak dapat saingan baru hehe, sumpah ini seperti persaingan perdagangan bebas yang akan terjadi. Nanti, tidak hanya pekerjaan saja yang menjadi persaingan, tapi status kita juga dipertaruhkan. Banzai semuanya hehe !!

Berikut ini adalah tips untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengapa jomblo di tahun 2015, sebagai langkah antisipatif menghilangkan kutukan jomblo akut:

  1. Apabila masih dibilang kenapa masih jomblo, jawab saja. ” Masih banyak problematika bangsa yang belum diselesaikan, sehingga fokus saya adalah menuntaskan itu semua. Apabila jawaban ini dijawab, Anda adalah seorang nasionalis
  2.  Apabila masih dibilang kenapa masih jomblo, jawab saja. ” saya sedang sibuk memperbaiki diri saya sendiri , sehingga belum sempat memikirkan orang lain. Ini adalah jawaban sempurna dari seorang jomblo yang agamis
  3.  Apabila masih dibilang kenapa masih jomblo, jawab saja. ” apabila sendiri tidak melukai hati orang lain, kenapa mesti bersama tapi bermaksiat dan terus galau. 2015 masih galau cuy dengan status yang gk jelas? #kadangdisitusayamerasasedih. Anda adalah seorang jomblo idealis dan mulia
  4.  Apabila masih dibilang kenapa masih jomblo, jawab saja: ” gedung, Catering, undangan dan sebagainya sudah siap, yang belum siap adalah pasangannya. Untuk kategori ini Anda dalam status jomblo kaya, namun miskin hati hehe, karena terlalu lama sendiri hehe
  5.  Apabila masih dibilang kenapa masih jomblo, jawab saja : ” mau kondangan berapa sih, suka tanya status saya hehe. Tipikal jomblowan dan jomblowati seperti ini adalah jomblo ekonomi, yang memikirkan cost dan Benefit
  6.  Jawab saja, anak ibu dan bapak siap untuk saya nikahi. Bapak dan ibu siapkah untuk menerima saya menjadi menantu. Dalam tahap jomblo Sepeti ini bisa dibilang jomblo pede dan menawan, karena membuat terpukau sang penanya.
  7. Jawab saja, ” hidup hidup gue, terus salah temen-temen gue, salah ibu gue, salah gue? Pecahan saja kacanya biar ramai. Stop guys, untuk hal ini mending dihindari agar Anda tak dibilang jomblo Baper hehe.

Yups, sekian sudah postulat untuk sakit gila nomor satu ini hehe.

Semua tulisan di atas hanya fiktif dan bersifat hiburan semata. Apabila ada yang tersinggung, mohon dimaafkan hehe Karena tidak ada yang salah dari kita, terlepas dari semua status kita dan semua kegilaan kita. Semua itu adalah opsi hidup yang Tuhan berikan kepada kita, akan dibawa kemana diri kita dan sebermanfaatkah kita untuk mereka di tengah krisis multidimensional yang terjadi akibat dekadensi moral. Tetap semangat, tetap saling bersilaturahmi, tetap menginspirasi, tetaplah menjadi keren Dimanapun kita berada, tetap peduli dan JANGAN BAPER hehe

Tepuk semangat,

SE,

Ma,

Ngaaaat

Semangat !!!

Love you all


One thought on “Sakit Gila Nomor Satu, Hiperaktif dan Kutukan Jomblo

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s