Anomali Pertama, Namanya Juga Hidup, Sudah Jomblo tertimpa Candaan (pula)


Dont be shy, bagai sebuah batu kalsedon Jomblopun begitu. Hanya butuh momentum gosokan tepat Untuk membuktikan pada dunia bahwa ia bisa bersinar atau berubah seperti satria baja hitam

Weekend akan selalu menjadi hal berarti  dengan berkumpul dengan orang-orang yang menggenapkan kita semisal keluarga, sahabat, Partner hidup ataupun calon Partner hidup kita. Karena kita bisa berbagi suka cita menceritakan kepenatan hidup kita yang pernah alami sebelumnya tanpa seka, bebas bak bola salju yang menggulung untuk berbagi beban dan shifting solusi selanjutnya untuk melanjutkan hidup, tak terkecuali dengan Mr/Mrs. Jomblo

Matahari masih setia menemani kita di pagi hari, pertanda harapan akan selalu ada. Memberikan kehangatan pada dunia dan Pada dinginnya hati kita seakan menjadi penyeimbang untuk terus memaafkan semua orang yang pernah mengecewakan kita ataupun memaafkan kesalahan-kesalahan, kegagalan-kegegalan lalu, untuk terus maju ke depan dengan percaya diri. Karena dengan pelajaran-pelajaran tersebut, kita bisa terus bergerak menjawab semua cibiran yang ada dengan buah prestasi tanpa kesombongan, melainkan tetap humble.

Tanah atau ground, adalah simbol pijakan. Dimana semua sarana dan prasarana melekat sebagai alat sederhana untuk semua hal yang melekat erat padanya. Ia adalah tempat melekat semua infrastruktur telekomunikasi, jembatan, jalan, listrik, logistik, bandara, jembatan, sekolah, perkantoran, pabrik, rumah. Tapi tahukah engkau wahai diri, ia tidak pongah. Bisa saja ia dengan egonya, menolak semua itu sehingga bentuk fisik tidak ada ataupun semuanya tidak melekat, sehingga semua hal yang kita nikmati tidak seperti penampakan sekarang. Artinya kita hidup Dimana nanti? Masih jadi pertanyaan besar hehe, Karena Tuhan selalu tahu jalan terbaik untuk setiap perjalanannya makhluk-Nya.

Hei, jumpa lagi bersama Ombi Disini (sambil nyanyi dengan logat Maissy) hehe
Semoga tidak bosen untuk selalu menjadikan kalian semua inspirasi hidup sehingga tidak hanya cerita miris tentang sesuatu hal, melainkan cerita bahagia yang berakhir manis .Namanya juga hidup, kita hanya bisa menjalani, Tuhan yang punya skenario dan orang lain sebagai penikmat peran kita, sehingga cibiran dan pujian adalah dua sisi yang tak bisa terpisahkan.

Pernahkah mendengar, kucing aja bermesraan masa kamu enggak?
Ban mobil aja sepasang masa kamu enggak?
Cicak aja berduaan, masa kamu enggak?
Mobil aja gandengan, masa kamu gandengan tangan sendiri ?
Atau 2016 jomblo ditembak mati? Atau akibat menghina jomblo, jenazah susah dikebumikan? STOP, semua itu fakta gan dan sis, jadi jangan baper ya hehe karena kita memang bukan bapermen yang superhero sehingga memang permainan ini mesti kita game baper kan hehe

Hadeuh, hadeuh, miris sekali makhluk bernama JOMBLO, dari genus tidak jelas, familia tak terdeteksi, ordo pun masih abu-abu, hingga menjadi spesies istimewa dijagat dunia maya maupun nyata. Lalu apakah salah-salah mereka, berikut ini adalah daftarnya:

1. Jomblo dianggap sebagai simbol anti kemapanan, karena memang aslinya belum mapan hehe karena untuk sendiri saja sulit apalagi bersama.

2. jomblo dianggap sebagai aktor dan aktris figuran, mengapa dianggap demikian? Pada sebagian episode televisi, jomblowan dan jomblowati biasanya hanya dijadikan obat nyamuk untuk melengkapi aktor dan aktris utama, agar ada dinamika, iya dinamika atas hal-hal ngenes yang diakibatkan oleh jombloers ini.

3. Jomblo dianggap sebagai makhluk dunia ketiga. Maksudnya? Iya, makhluk yang dianggap dari dunia lain, karena setiap keunikan, keanehan, kegilaan, dan lain sebagainya selalu dianggap janggal oleh kebanyakan orang normal, artinya sebarannya mengalami penyimpangan hehe

4. Jomblo dianggap sebagai Bahan Pelampiasan. Maksudnya begini, di setiap momen penting semisal rapat ataupun momen hari raya, selalu jadi pelampiasan orang lain hingga jomblo ngenes itu tidak sebanding dengan momen istimewa yang kita alami. Misalkan begini, jika kita ditugaskan ke luar kota terutama daerah yang anti mainstream karena kondisi alamnya radikal atau membahayakan, jomblo ini selalu menjadi prioritas utama. Apa alasannya? Jika ada apa-apa nanti, ia paling hanya dirindukan oleh orang tuanya sedangkan jika sudah berpasangan banyak dirindukan oleh orang tercinta semisal istri, anak, anak, anak, istri dan orang tua hehe
Kenapa begitu? Karena jomblo itu semacam gerakan separatis, selalu terpisah hehe
Pada saat Hari raya, si jomblo ini hanya perlu menyediakan rekaman jawaban jika ditanya pasangannya mana, kapan menikah atau kapan menyusul atau bisa jadi opsi ekstrim lainnya dipergunakan semisal pingsan atau tiba-tiba amnesia.

5. Jomblo itu makhluk yang paling sensitif, marginal dan terlupakan. Apabila ada acara yang berhubungan dengan pasangan, mungkin ia hanya pasrah saja menerima kutukan atau opsi kreatifnya adalah menyewa pacar bayaran agar merk jomblo yang melekat seakan memudar. Plis deh mblo, orang lain lebih tahu jadi apa adanya saja hehe daripada mesti keluar modal hanya untuk menghilangkan Trademark jomblo itu sendiri. Termarginalkan karena apapun arah pembicaraan akan mengalir ke si jomblo itu dan menjadi bulan-bulanan hingga menyebabkan depresi dan gejolak jiwa hehe.

Peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga, sudah Jomblo tertimpa candaan pula adalah tepat. Lalu berikut ini adalah tips untuk menjadi Jomblo menawan:

1. Tetaplah menjadi jomblo yang apa adanya, tidak sombong, rajin menabung, hormat kepada orang tua cerdas, berprestasi dan peduli kepada sesama. Dalam level ini Anda adalah High Quality Jomblo, Jomblo Elit, Jomblo Bangsawan.
2. Tetap menjadi jomblo yang elegan, dengan tidak slengean. Untuk kategori ini Anda termasuk tipe Jomblo Dagelan
3. Tetap menjadi jomblo periang, seakan Anda adalah seorang adventurer & Hura-Hura sehingga lupa Anda adalah sehelai jomblo hehe #istilah yang salah, jomblo kategori ini Jomblo Petualang
4. Tetap menjadi jomblo yang englihtening, empowerment dan jomblo yang aktif, kategori ini Anda termasuk jomblo relawan
5. Jangan menjadi jomblo ngenes, yang apabila dicaci-maki lemah dan menyerah, hingga tak semangat hidup

Dont be shy, bagai sebuah batu kalsedon Jomblopun begitu. Hanya butuh momentum gosokan tepat Untuk membuktikan pada dunia bahwa ia bisa bersinar atau berubah seperti satria baja hitam. Maju seperti Maumu dan beruntung akan dipertemukan penggenap, agar tidak ganjil. Ganjil dalam bersikap, ganjil karena terlalu lama sendiri, ganjil dalam berteman dan ganjil karena selalu jadi benalu hehe

Tak Ada Gading yang tak Retak, tak ada Jomblo yang mutlak/absolut. Mari benahi diri, menata diri, merekonstruksi diri menjadi lebih baik. Karena pasangan  kita sesuai dengan sikap kita, kalo tidak PAS hanya tinggal Angan. Melindungi seperti kakak, bersahaja seperti kawan dan meriah berkah dengan cara yang tepat. Karena Nasib bisa dirubah, seperti halnya superhero.

” Siapa anak SGM tunjuk tangan, prok-prok,
Siapa yang ngaku Jomblo injak bumi, bruk-bruk,
Siapa yang suka hati ya memangnya begitu
Siapa yang dihina hingga mau mati beri senyum
Sudah jomblo terima candaan sudah biasa hehehe

Mana Dimana anak kambing saya,
Anak kambing saya ada di Kediri
Kok enak sekali kambing saja nanti,
Memang sudah nasib, jomblo tak bisa dipungkiri
* Tim Astronomi India siap meluncurkan satelit ke Bulan,
astronot China siap mengalahkan dominasi AS di bidang antariksa,
Terus Jomblo masih begitu-begitu dan masih sendiri juga? Apa kata Dunia hehe

NB: hanya bacaan hiburan semata, pembuat moodboaster dipagi hari. Semua kejadian, pengalaman dan cerita di atas tanpa bermaksud menghina, karena mungkin saja sudah terbiasa #ehh
Semoga semakin termotivasi untuk mengalahkan semua benda yang bergandengan, bukan hanya Anda yang bergandengan tangan dengan tangan sendirinya hehe
Jomblo jangan kalah dengan Indomie, yang tetap menjadi seleraku
tapi jomblo itu mesti jadi seperti susu bebelac, youre my everything dari Partner hidupnya.
No Baper, Oke 😜😜😜😜
Just for FUN


3 thoughts on “Anomali Pertama, Namanya Juga Hidup, Sudah Jomblo tertimpa Candaan (pula)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s