Pareto principles dan sebaran


Langit sore ini tidak seperti langit kebiasaan di bulan September, Dimana terik tetaplah selalu terasa hingga ke ulu hati, menyapa setiap organ badan kita sehingga semesta raya adalah inkubator    Hidup kita menuju manusia kaffah secara sesungguhnya.

Terlepas dari semua hal yang telah ada dan bertebaran di muka bumi, memang saja bisa berbeda. Karena sebaran itu tidak selalu sama, termasuk sebaran kepada kebaikan kita sendiri, sebaran kejelekan-kejelekan kita, hingga sebaran amal ibadah kita yang masih jauh daripada semua nikmat yang tak tiada kiranya, hingga hanya bisa berkata ” dan nikmat TuhanMU yang manakah yang engkau dustakan?
Prinsip hidup,

Dibagi menjadi dua kata yaitu

KBBI

prin·sip n asas (kebenaran yg menjadi pokok dasar berpikir, bertindak, dsb); dasar;

Dan hidup,
KBBI

hi·dup v 1 masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya (tt manusia, binatang, tumbuhan, dsb):kakeknya masih — , tetapi neneknya telah lama meninggal; 2 bertempat tinggal (diam): — di desa lebih tenang dp di kota besar; 3 mengalami kehidupan dl keadaan atau dng cara tertentu: dulu dia — mewah, sekarang merana; kita harus — dng hemat; 4 beroleh (mendapat) rezeki dng jalan sesuatu: penduduk di sekitar pelabuhan itu — dr berniaga; 5berlangsung (ada) krn sesuatu: yayasan itu dapat — krn uang sumbangan para dermawan; 6 tetap ada (tidak hilang): peristiwa indah itu masih — dl ingatannya; 7 masih berjalan (tt perusahaan, perkumpulan, dsb): walaupun jumlah anggotanya tidak lagi sebanyak dahulu, perkumpulan itu tetap — juga; 8 tetap menyala (tt lampu, radio, api): dia sudah tertidur, tetapi lampu di sampingnya masih saja –; tetap bergerak terus: arloji saya masih — juga walaupun jatuh ke lantai; 9 masih tetap dipakai (tt bahasa, adat, sumur, dsb): adat itu masih tetap — dl masyarakat; 10 ramai (tidak sepi dsb): menjelang Lebaran perdagangan kain dan makanan — sekali; 11 seakan-akan bernyawa atau benar-benar tampak spt keadaan sesungguhnya (tt lukisan, gambar): lukisan itu sangat –;12 spt sungguh-sungguh terjadi atau dialami (tt cerita): cerita dan gaya bahasanya segar lagi –; 13 seruan yg menyatakan harapan mudah-mudahan tetap selamat;

— dikandung adat, mati dikandung tanah, pb selama hidup orang harus taat pd adat kebiasaan dl masyarakat; — di ujung gurung orang, pb orang yg hidup melarat; — dua muara, pb mempunyai dua macam mata pencaharian; — kayu berbuah, — manusia biar berjasa, pb pd waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat; — sandar-menyandar umpama aur dng tebing, pbperihal orang berlaki istri yg berkasih-kasihan; perihal orang bersahabat yg setia dan saling menolong; — segan mati tak hendak, pb hidup yg merana (krn sakit terus-menerus, melarat, sengsara, dsb); –tidak krn doa, mati tidak krn sumpah, pborang harus berusaha dng tenaga dan pikiran sendiri dan tidak mengharapkan pertolongan orang lain; dp — bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah (dp — berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga), pb dp hidup menanggung malu, lebih baik mati; jauh berjalan banyak dilihat, lama — banyak dirasa, pb sudah berpengalaman banyak; kalau bangkai galikan kuburnya, kalau — sediakan buaiannya, pb lebih baik menunggu dng tenang apa yg akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yg akan diambil; sebaik-baiknya — teraniaya, pb sekali-kali jangan merugikan atau mencelakakan orang lain sekalipun kita dirugikan atau dicelakakannya;

Yang bisa ditarik kesimpulan sebagai sebuah dasar tindakan dalam hidup yang tidak kita sendiri sebagai pemeran utama, melainkan bekerjasama dengan pihak lain dalam mewujudkan Goals yang ada demi tujuan-tujuan yang ingin dicapai.
Pareto Principles hanya mengajarkan kita bagaimana bisa membagi semua menjadi hal-hal baik, menjadi lebih baik di runut terbaik dan sangat baik. A blue sky show up 😍😍😍
Jika menggunakan prinsip Pareto dengan 80-20 ways, sebenernya 80 persen dari kerusakan alam di rusak oleh manusia itu sendiri dan 80% dari 20% yang tersisa adalah golongan-golongan yang tak mengiyakan maupun menolak dari asumsi yang ada. Dengan kata lain,

Mestinya jika merasa sebagai pecinta alam, bukan dengan cara merusaknya, membuang sampah sembarangan atau melakukan hal Bodoh seperti membuang puntung rokok atau lupa mematikan tungku sehingga dengan kecepatan angin yang berhembus mampu mendorong ranting-ranting dan akhirnya menyebabkan kebakaran hebat karena musim panas yang berkepanjangan akibat dari efek EL Nino.

Tidaklah elok menyalahkan seseorang, selayaknya kesadaran itu timbul sendirinya seiring dengan feeling dan Aklamasi diri yang tertulis * Pecinta Alam * Palsu semata.
Pareto tak pernah salah, kita yang salah

Prinsip hidup bisa berubah, tapi jangankan sikap-sikap baik kita yang berubah.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s