Sekitaran kata “Online”


K

 

Kereta melaju kencang, entah hari ini apakah target mengangkut 850.000 orang penumpang akan tercapai atau tidak, karena yang terlihat hanyalah bangku kosong. Mungkin karena ini kereta lawan arah, sehingga maklum jika tidak penuh seperti kereta yang mengangkut sebagian urbaners menuju tempat tujuan sampai ke rumah masing-masing.

Beberapa hari, memang terdengar ramai pembicaraan tentang Papa Minta Saham, Papa minta kawin lagi, papa minta pulsa, hingga mungkin yang paling seram dan menyeramkan adalah papa dan mama minta cucu. Karena bisa jadi ini adalah skak ster dalam upaya menjinakkan alibi serta distorsi yang ada. Pintar dan cerdas sekali memang orang tua kita, sehingga pada suatu kondisi kita dibuat diam tak bergumam. Layaknya babi di hutan yang tak pongah lagi, bertemu pemburu   Profesional.

Jika menyortir satu-satu hal yang perlu diurutkan, mungkin kata “online” adalah menjadi trending topic worlwide, hingga worldwildlife juga bisa saja hehe. Seiring dengan mengguritanya media dengan kongsi-kongsi berbeda, dalam naungan grup besar yang menjadikan hal ini headline. Tapi isinya tetap sama saja sih, hanya cumbu-cumbu kata yang berbeda, sehingga bisa menjadi makanan dan santapan baru, yang siap sedia untuk disajikan. Hmm, jadi lapar deh jadinya.

Kata online memang bukan kata asli dalam kamus besar bahasa Indonesia, sehingga jika kita mencari, pasti tidak akan menemukannya di kamus. Sumpah deh, karena memang hanya ada di bahasa Inggris.

Jika mengambil definisi singkat, intinya adalah gk perlu ribet. Setuju? Kalo tidak setuju ya sah-sah saja, karena memang bukan acara dialog Pilkada atau sejenisnya hehe. Misalkan ojek online, berarti gk perlu ribet ke pangkalan ojek hehe. Analogi yang konyol memang, tapi saya yakin Anda punya definisi tersendiri.
Nah, berikut ini hal-hal yang sudah ada dan online di beberapa situs-situs terkait :

  1.  Belanja online, meliputi pakaian,  Gadget, alat rumah tangga,
  2. Transportasi online, misalkan taksi online, ojek online, kereta online, kapal air online, truk online hingga bajaj online ;
  3. Hotel online;
  4. Binatu online ;
  5. Judi online;
  6. Game online;
  7. Listrik online;
  8. Booking  “artis” Online ;
  9. Bank online;
  10. Pos online ;
  11. Online beribadah;
  12. Online shop;
  13. Pemilu Online ;
  14. Listrik online ;
  15. Jodoh online ;
  16. Online trading ;
  17. dan keluarga online lainnya.

Namun yang tetap ramai adalah booking artis via online dengan tarif yang mentereng hehe. Kerja selama 3 jam saja bisa menghasilkan puluhan juta tanpa dipotong pajak penghasilan juga. Ada tax loss akibat transaksi ini sebenernya, tapi Pemerintah masih “waras” karena tidak dikenakan langsung by transaksi.

Teknologi yang mengarah ke kesan simple akan menjadi selalu baik jika memang tepat sasaran dan tepat guna, bak pisau yang dipegang oleh orang yang tepat berbeda dengan pencuri atau penodong.

Pelajaran moral dari kata online ini bisa dibagi menjadi dua sisi, positif dan negatif :
Positif

  1.  Dengan semua hal berbau online, jarak dan waktu bukan masalah karena semua stored di sistem ;
  2. Memudahkan customer ;
  3. No paper based transaction ;
  4. Lebih cepat dalam transaksi dan real time ;
  5. Semua sudah terfasilitasi oleh Gadget apapun;
  6. Interaksi dan networking semakin mudah, ditunjang oleh kemudahan-kemudahan yang ada.

Negatif

  1.  Menjadi ladang potensial Shadow Economics, semisal pencucian uang dan perjudian ;
  2. Sarana promosi negatif dan black campaign, sehingga jika tidak bisa filter akan berbahaya ;
  3. Sarana menjual diri dan akses konten tak layak akan masif seiring dengan konten-konten atau ads online berbau pornografi ;
  4. GAP yang tinggi jika memang infrastruktur dan topografi belum rata, apalagi mengingat kondisi Indonesia yang berkontur ;
  5. Virtual Crime dan cyber Crime semakin meningkat.

Terlepas dari semuanya, tak ada yang salah dengan online, karena ia adalah benda mati.Selamat hari belanja online nasional, 12-12 di setiap tahunnya. Semoga seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, semua hal bisa terfasilitasi dengan mudah walau di dunia virtual. Munculnya start up dengan omzet mentereng adalah berkah tersendiri dalam rangka menuju integrasi ASEAN dan dunia tanpa batas selanjutnya, tetapi tidak dengan menikah online tentunya.

Jangan kebanyakan online agar tak menjomblo akut, karena dunia nyata tetap lebih seru daripada dunia online hehe.


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s