Pandai Bersyukur, agar tidak Kufur


QS. ‘Ibrahim [14] : 7

Ibn Katsir

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Namanya pak Ajo, umurnya bisa terlihat dari rambutnya yang sudah meninggalkan dunia Hitam ( alias memutih), tepatnya Kepala 6. Wow 😅😅. Hobbynya off-road, ekspedisi Lintas Kalimantan hingga berburu. Kakek dari lima orang cucu ini sekarang aktif pada organisasi otomotif se Kalbar, radio amatir antar penduduk hingga tugas lainnnya, hingga terkadang foreigner juga jadi customernya. Sambil menghabiskan waktu menimang cucu, beliau pun jua jadi pemandu, Kalbar-Kalteng Hingga Kaltim sudah jadi trek lalapannya.

Ada sudut pandang menarik dari kakek gaul ini, Karena masih bergulat dengan tembakau semi kretek & kopi hitam. Sudah berulang kali untuk berhenti merokok ujarnya, namun tak bisa berhenti juga *mungkin belum serius berhenti ya atok hehe . ” Dia selalu mensyukuri tiap fase hidupnya, Hingga Allah SWT terlalu baik, apapun yang ia minta semua terkabul. Teman-temang selatingnya sudah mendahului, Hingga sekarang jadi dituakan oleh anak-anak muda di komunitasnya.

Mengawali karier di birokrat, kemudian keluar menjadi pegawai swasta & berhilir di Wiraswasta, prinsip hidup tak mau neko-neko dan nerimo, justru jadi obat mujarab, yang membuat hidupnya tanpa beban. “Mengalir bagai air, ucapnya. Malu rasanya, melihat rentang umur yang jauh, semangat tetap muda & hidup nerimo-nya, jika dibandingkan oleh saya yang remahan ini. Perjalanan Pontianak ke Ngabang yang memakan waktu 4 jam, tak terasa cepat usai.

Titik balik hidupnya bermula dari diabetes yang dialami, Hingga memaksa impor mata dari Eropa, perlahan membawanya ke Jalan yang sesuai dengan treknya.

Memang, keberkahan hidup itu bukan cuman Limpahan harta bejibun, rumah mewah megah, emas batangan sekarung, Hingga mobil sport supercar, tetapi bagaimana kita menerima & mensyukuri apapun yang kita miliki, lalu kemudian Allah SWT mencukupi Nikmat kita, melebihi logika kita.

Jer Basuki Mawa Beya!!

Bahwa hidup Memang tak hanya tentang kita, melainkan banyak pula yang mesti kita perbuat, untuk orang tercinta, di sekitar kita ataupun dengan rasa Kemanusiaan yang perlu Terus dipupuk.

Karena apa yang kita tanam, walau orang lain yang memanen, rejeki Terus berlimpah untuk kita walau darimanapun jalannya.

#mbiesapinside #esiahidayah #esiahidayahelegi #esiahidayahquotes #esiahidayahhits


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s