Pastikan Keamanan Berkendara bersama Bosch


This slideshow requires JavaScript.

Bosch, teman setia para Bikers

Perjalanan, menjadi fase dalam hidup yang menarik hati. Bagaimana tidak, hal-hal baru, hal-hal bijak hingga hal-hal yang lucu dan kadang dramatis terjadi, sehingga tawa, haru, sendu, ngantuk hingga nyaris menabrak got pernah dialami. Pengalaman LIVE memang WOW sekali, sedikit ngenes, banyak senyumnya.

Profesi sebagai direktur utama rumah tangga incorporated, menambah tantangan tersendiri. Melepas sendu, melawan kantuk dan mengikhlaskan waktu bersama keluarga untuk beberapa jam hingga beberapa pekan ( maklum auditor, jarang pulang hehe) mesti dilakukan. Jarak perjalanan kurang lebih 60 km untuk pulang pergi, maklum warga Jabodetabek. Sehingga pergi saat pagi, pulang saat petang.

Kota-kota besar di dunia, mulai perlahan berbenah, sehingga seakan berlomba-lomba dengan sistem manajemen transport publiknya, termasuk ibukota negara tercinta, Jakarta. Dalam perjalanan menembus kemacetan yang efektif, untuk beberapa saat ini jaringan transport publik yang tersedia sedang diupayakan untuk dibangun sempurna, sehingga dalam menembus kemacetan, digunakanlah kendaraan pribadi sebagai moda transportasi sementara yang cukup efektif agar waktu lebih efisien. Mobilitas yang tinggi, jarak yang dekat namun terasa jauh karena sulit dilintasi karena intensitas dan kapasitas jalan yang terbatas dan bisa dapat bonus touring sebagai nilai lebihnya menggunakan kendaraan bermotor ini. Harapan ke depannya, transport publik yang dibangun bisa menjangkau semua agar jadi preferensi utama bepergian, tanpa perlu ada embel-embel kendaraan pribadi lagi, karena kian hari makin macet.

Motor, tepatnya jadi teman setia perjalanan saya. Karena beban jalan di Jabodetabek yang makin hari makin padat, saya kapok menggunakan mobil, karena faktor rasionalitas saja, mestinya saya menggunakan motor perlu waktu satu jam kurang, dengan mobil bisa sampai tiga hingga empat jam. Sesuatu yang saya anggap kurang efisien saja hehe. Bahasa saya sih, lama kelamaan bisa tua di jalan hehe,

Kendala sebagai riders pun sama saja, dimulai dari kehujanan, keanginan sehingga masuk angin, ban bocor, rantai putus, bearing sudah aus, hingga motor mogok karena tidak  bisa distarter, sudah jadi list yang tidak bisa dihindari dan pil pahit yang mesti ditelan. Semuanya adalah risiko dan risiko tidak bisa dihindari, karena melekat. Cara terbaiknya adalah bagaimana semua bisa termitigasi dengan cara tune up rutin dan menggunakan suku cadang berkualitas agar awet dan kendaraan tahan banting dan lama. Saya pribadi merekomendasikan  “Bosch sebagai Suku Cadang Berkualitas“. Variasi Produk yang beragam, dari mulai  aki, lampu, wiper, klakson, busi, filter dan sistem pengereman, jadi bagian sempurna dari performa Bikers macam saya. Macam anda juga bisa.

Sebagai bagian dari Milenial zaman Now, harga, kualitas dan spesifikasi, jadi preferensi utama dalam memilih produk. Tinggal klik :  Bosch Automotive Aftermarket , disana tertera jelas semua  spesifikasi, sejarah, tipe produk, dan tentunya bisa dibeli langsung. Sebuah kemudahan tanpa batas, terlepas dari langsung cuss beli langsung ke toko terdekat hehe.

Solusi dari Bosch

IMG_0382
Kehadiran Bosch, layaknya sebagai solusi kongkrit di tengah kegelapan saya pada produk kece ini ( foto: dokumentasi pribadi)

Bagai cahaya gelap yang perlu ada cahaya penerang agar tidak salah langkah, awal-awalnya pun saya sempat ragu dengan produk yang belum saya pakai, terutama ikhwal merk Bosch ini. Pertanyaan sederhana pun saat hendak menggunakan produk Bosch  adalah apakah poduk-produknya bisa atau sesuai dengan spek kendaraan yang saya gunakan? Melihat sejarah Panjang Boschtak salah sebagai sebuah keunggulan Teknologi Jerman untuk kendaraan Asia.

Setelah menggunakan produknya, Alhamdullillah performa kendaraan meningkat. Sehingga jadi berasa menggunakan Kendaraan Eropa, namun bentuk masih kendaraan Asia.

Selanjutnya, berikut ini adalah Tips untuk Perawatan Sederhana Ala-ala Saya, agar  :

  • Pastikan motor anda sebelum berangkat, dimulai dari tekanan ban, sistem pengereman, rantai hingga lampu-lampu. Hal ini sebagai penunjang untuk berkendara, apalagi jarak tempuh yang lumayan jauh. Sehingga tenang saat di jalan, tanpa ada gangguan apa-apa ;
  • Pastikan rutin dalam :
  1. ganti busi ( tiap 8.000 km), karena merupakan sumber pengapian ;
  2. Pelumas untuk mengurangi gesekan antar logam( tiap 2.000-3.000 km) ;
  3. filter Oli untuk menyaring kotoran dan tekanan hasil pembakaran ( 12.000 km) ; rantai, rantai ini akan meneruskan energi gerak yang dihasilkan oleh mesin. Energi gerak dari mesin akan memutar gear yang disebelah depan dan rantai akan menyalurkan energi gerak ini ke gear bagian belakang ( 4.000 km) ;
  4. rem ( 4.000 km) ;
  5. ketebalan ban ( tidak lebih dari 1.66 mm atau 4.000 km) ;
  6. lampu sebagai penerang.
  • Gunakan produk berkualitas dari Bosch, untuk menjamin kendaraan anda tetap prima
  • Harga tak pernah bohong loh, jadi masih mikir gunakan produk lain? Apalagi Bisa Online. Kuy Lah Beli dan Gunakan !!

 

” Sayangi kendaraan Anda seperti menyayangi diri sendiri, karena Performa maksimal perlu diupayakan.

caranya?

Gunakan Produk berkualitas dari Bosch.

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s