Jangan tanya aku kemana akhir pekan ini


Dimana coba? hehe ( source: dokumentasi pribadi)

Musim hujan perlahan membasahi bumi, menyapa cacing-cacing kepanasan yang merindukan guyuran air tiba, katak-katak sawah riang sambil menyanyi sedu, sambil menjawab karena suka cita datang. Begitupun pohon-pohon, saling menari-nari, mengikuti ritme angin, pasrah akan nasib yang membawanya datang, karena burung-burung enggan hinggap lagi, karena tersapu angin yang kencang berhembus.

ayam-ayaman ( source: dokumentasi pribadi)

Ayam-ayam menyambut dengan suara khasnya, ” kukuruyuk”, walau sedang dikambinghitamkan oleh isu-isu ayam kampus, ayam tongkrongan, ayam jantan hingga ayam goreng. Dunia ayam memang sempat digemparkan oleh buzzer media yang terus mendiskreditkan ayam ini, blow up yang masif, membuat presiden ayam mengambil langkah keras, yaitu terus bekerja sama dengan Kolonel Sanders, agar nama ayam tetap harum mewangi tanpa cela, karena baru kali ini nama ayam ramai, karena biasanya ramai setelah ayam mati, macam ayam goreng, ayam balado, ayam suwir, ayam betutu, ayam penyet, ayam den lapeh hingga ayam Sorry *karena banyak berbuat salah hehe.

Lobster ( source: dokumentasi pribadi)

Pun yang terjadi dengan dunia laut, kedatangan hujan membuat ikan sotong gembira, udang bersuka ria, lobster sumringah dan kepiting semakin merasa penting, karena hujan bisa menambah napas panjang mereka untuk hidup, karena cuaca buruk datang diselingi hujan, imbasnya nelayan tak berani melaut sehingga populasi tetep ada dan mereka berkesempatan menambah pasukan, dengan berkembang biak, selagi tak ada ancaman dari predator utama, manusia. ” Alhamdulillah, hujan memang berkah”, ujar gurita yang tak mau disebutkan namanya.

WOW, King of Fruit ( source: dokumentasi pribadi)

Durian kemudian mengklaim, ” ini saatnya aku tampil ke depan, karena buah-buah lain belum musim. Ekspansi pasar besar-besaran membuatku menjadi raja, aromaku yang khas hingga kadang jadi alasan maskapai-maskapai penerbangan menolak keberadaanku, begitupun sarana dan moda transportasi lain. Apakah aku menyerah? “Jelas tidak”, ujarku. Keterbatasan-keterbatasan yang ada, semakin membuat ku memacu dan berupaya agak jadi primadona, walau kini Dona sudah bahagia bersamanya *apasih ini hehe.

lalu aku kemana?

Cilor, aci telor 

 

kerja-kerja

 

Tidur, dengan nyenyaknya ( source: dokumentasi pribadi)

 

Gas Melon, yang nantinya hanya untuk masyarakat miskin ( source: dokumentasi pribadi)

Seperti judul, jangan pernah tanya aku kemana. Dinginku, rasa ingin tahuku, sedihku, senangku, lapar ku, lelahku, kecuali sandalku*yang raib diambil orang, tak usah kau tanya.

Lalu, apa perlumu? Apakah kau benar-benar peduli? atau hanya sekedar ilusi? Bahkan hanya untuk bisa mencaci, asalkan kau senang, sebenarnya aku tak masalah.

Jelas aku bukan anak alay, yang tiap update status selalu memfoto layaknya social climber, aku bukan pula pujangga yang selalu sistematis merangkai kata demi kata, aku bukan priyayi yang bisa terus keliling negeri. Ku sadari, meskipun kadang sebagai turis Abidin ( atas biaya dinas), keberadaanku tak penting untuk kau tahu, apalagi tempe.

Sini, sebentar aku bisik tentang clue, apa yang sedang kulakukan hari ini. Jika melihat gambar ini, mungkin kau akan mengerti betapa akhir pekan ini, tak ku gubris sedikitpun gawai, meski mungkin beratus notification.

Boleh dekat asal halal *eh (source:  dokumentasi pribadi)

Bisakah kau jawab, aku sedang apa?

jadi Mengertikah, aku di penghujung pekan ini mengasuh anakku. Apakah sudah cukup infonya? Jika sudah, jadi tak usah kau tanya aku kemana, gawai ku tak bersuara bukan berarti aku tak peduli padamu, temanku, sahabatku, rekan kerjaku, thesis ku, hingga mungkin yang mau menagih hutang padaku. Alasannya, karena aku sengaja tak menggunakan gawai di hadapan anakku. Sudah tau kan sekarang?

Jika sudah, mari dengar sedikit bisikku, ” perkembangan anak kita, takkan terulang dua kali, jadi sudah dari awal ku berjanji, Senin-Jumat bisa saja aku jadi pria panggilan kantor, sedang Sabtu-minggu, jelas untuk mengasuh hehe”. Dunia selucu ini.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s